
Pada awal 2023, Indonesia dikejutkan dengan berita mengenai kebangkrutan belasan perusahaan startup teknologi yang sebelumnya dianggap sebagai bintang baru di dunia bisnis digital tanah air. Startup ini bergerak di berbagai bidang layanan, mulai dari market place, layanan transportasi dan logistik, properti, hingga operator regional
co-working space. Semua startup tersebut sebelumnya mengalami pertumbuhan yang pesat dalam waktu singkat. Namun, di balik kesuksesan yang terlihat, ada masalah keuangan yang serius. Ketidakmampuan dalam mengelola arus kas, pengeluaran yang tidak terkendali, dan ketidakakuratan dalam pencatatan keuangan, diduga telah membawa perusahaan-perusahaan ini ke ambang kehancuran.